Rabu, 25 Juli 2012

Review HTC Desire VC, Indahnya Hidup di Dua Dunia


 

Saat Anda hidup dengan serba keterbatasan, tentu ada kalanya Anda ingin merasakan kebebasan tanpa harus memilih. Namun kita tidak sedang melakukan konsultasi psikologi, melainkan kami ingin membagi rasa kebebasan pecinta Android dalam memiliki dua Simcard dalam handset HTC Desire VC. Dua Sim card yang dimaksud adalah GSM-CDMA yang dikenal memiliki teknologi yang berbeda, satu sim card terkenal dengan jangkauan jaringan luas dan satunya lagi terkenal dengan tarif yang terjangkau di kantong. Kemampuan dua sim card ini dibungkus dengan manis oleh HTC dalam desain, performa dan software terbaik di kelasnya.

Desain
Tampilan elegan bersih smartphone HTC sangat mudah dikenali di ponsel ini. Kebetulan kami memperoleh HTC Desire VC dengan warna hitam, plus warna merah pada strip di ear piece dan lensa kamera. Tiga tombol panel sentuh menyatu dengan layar yang menambah kesan eksklusif ponsel yang ditujukan untuk kelas middle end. Di bagian belakang ponsel, HTC melengkapi body dengan permukaan grip berbahan karet dengan tujuan memperkuatkan handle Anda pada ponsel, berkat material karet yang digunakan dibelakang ponsel. Singkat kata, Desain HTC Desire VC mampu bersaing dengan ponsel dikelasnya, bahkan menurut kami dengan pesaingnya di kelas high-end sekalipun.


Layar
Meski berada di segment middle end, ponsel HTC Desire VC ini telah memiliki layar 4 inci yang jauh lebih luas ketimbang pesaingnya di mereka yang sama, seperti HTV One V yang hanya dibekali layar 3.7 inci saja. Namun karapatan piksel Desire VC hanya dilengkapi 223 ppi yang memang tidak sebaik One V dengan 252 ppi. Alhasil, Anda akan melihat detil gambar pada One V akan lebih jelas. Namun perbedaan tersebut akan sulit terlihat dengan hanya menggunakan mata telanjang. Kami juga merasa kontras layar Desire VC juga sudah cukup tepat, dengan kecerahan yang tidak terlalu membuat mata bekerja keras, tapi tetap handal saat digunakan dibawah sinar matahari.


Kamera
Jika Anda seorang pemula dalam fotografi ponsel yang gemar menggunakan berbagai aplikasi foto di Android, maka kamera di Desire VC cukup bisa mengakomodasi hobi tersebut. Berbekal sensor gambar 5 megapiksel, kamera ponsel ini mampu menghasilkan gambar dengan diameter 2591x1944 piksel, atau sekitar 8R saat Anda ingin mencetaknya ke dalam ukuran foto tanpa mengalami pixelated. Namun yang perlu kami acungi jempol adalah kemampuan autofokus kamera ini yang sangat cepat dalam menemukan titik yang perlu Anda highlight. Fitur ini juga sangat efektif saat Anda memakainya untuk menghasilkan foto macro. Dengan begitu Anda akan mendapatkan sebuah foto dengan backgroud blur layaknya foto seorang fotografer profesional. Sayangnya Desire VC tidak memiliki berbagai fitur kamera selengkap HTC One V.


Interface
HTC begitu bangga saat memperkenalkan Desire VC di publik Indonesia. Selain memiliki dua sim-card jaringan yang berbeda, ternyata ponsel ini telah dilengkapi dengan OS Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Praktis seluruh fitur dan aplikasi yang dimiliki Desire VC akan mampu dioptimalkan. Sehingga pengalaman Anda dalam menggunakan ponsel ini akan semakin terasa lebih manfaatnya, ketimbang menggunakan sistem operasi yang lama.


Salah satu kehandalan handset buatan HTC akan terlihat dari sisi Interface-nya yang telah dikostumasi sesuai dengan keinginan para pengguna ponsel asal Taiwan ini. Kostumasi ini dilakukan mulai dari personalisasi (wallpaper dan Themes), produktivitas (email), hingga Entertainment (Beats Audio). Maka dengan Ice Cream Sandwich dan HTC Sense UI 4.0, semua yang Anda butuhkan untuk bekerja sampai bermain akan dilayani dengan baik oleh Desire VC.


Performa
HTC Desire VC menggunakan prosesor 1GHz ARM Cortex A5 yang cukup unik dalam memberikan performa yang stabil dengan konsumsi daya yang efisien. Hingga kini baru Desire VC dan Huawei Ascend C8812 yang juga menggunakan jaringan single sim-card CDMA. Secara performa, Cortex A5 memang berada dibawah Cortex A8 yang terkenal telah mendukung iPhone 3GS dan iPhone 4. Jadi Anda sudah bisa menebak jika waktu booting game dengan file besar dan grafik rumit akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama dari kedua handset di atas. Namun saat Anda sudah berada di dalam aplikasi, mungkin perbedaan prosesor tidak akan terlalu dirasakan.



Baterai
Seperti kami jelaskan di atas, Desire VC memang menggunakan prosesor ARM Cortex A5 yang terkenal irit daya. Jadi HTC telah memastikan bahwa prosesor tidak akan menyedot daya baterai Li-Ion 1650 mAh terlalu banyak. Namun penggunaan dual sim-card di Indonesia memang cukup menyulitkan ketika sinyal Anda berada di area blind spot. Praktis baterai akan bekerja lebih keras dari yang semesti. Saran kami saat Anda memang sedang tidak menggunakan akses data dan baterai berada di posisi mengkhawatirkan, sebaiknya koneksi data bisa dihentikan sementara.
Paket Bundling    
Untuk smartphone CDMA, Desire VC memang cukup ekslusif. Wajar jika dua operator CDMA menawarkan paket bundling yang berbeda untuk ponsel ini. Penjualan Desire VC yang dibundling oleh Smartfren akan mendapatkan bonus data 12GB setahun. Anda juga akan dapat bonus kecepatan doenload hingga 3,1Mbps dan bonus kecepatan upload hingga 1,8Mbps. Sementara Esia menawarkan paket Max-D dengan bonus yang tidak terlalu berbeda dari Smartfren. Esia menawarkan akses internet gratis sebesar 12 GB selama 1 tahun dengan kecepatan hingga 3.1 Mbps.

Harga: Rp 2,999,000
Pros: Dual sim-card, Ice Cream Sandwich, HTC Sense 4.0, Layar 4 inci, Autofokus
Cont: Detil Layar, Fitur Kamera, Video belum 720p.
Skor: Bintang 4 ½
Spesifikasi :
Jaringan : GSM 900 / 1800 / 1900 - SIM 1
                  CDMA 800 / 1900 - SIM 2
Layar       : 480 x 800 pixels, 4.0 inches (~233 ppi pixel density)
Kamera   : 5 megapiksel, resolusi 2592х1944 pixel,
                    autofocus, LED flash
OS:             Android 4.0 Ice Cream Sandwich
Interface:   HTC Sense UI 4.0
CPU:          1 GHz Cortex-A5
Battery:      Li-Ion 1650 mAh
Dimensi : 119.5 x 62.3 x 9.5 mm
Bobot:       119 g

Tidak ada komentar:

Posting Komentar