D-Link telah menetapkan komitmennya untuk berpindah kepada
standarisasi IPv6 dan dukungannya untuk World IPv6 Launch Day pada 6
Juni 2012. Hal tersebut menjadi sebuah pertanda resmi terjadinya
transisi 10v4 ke IPv6, ketika ISP (Internet service provders), penghasil
peralatan jaringan rumah dan perusahaan web di seluruh dunia
mengaktifkan IPv6 secara permanen untuk semua produk dan layanan mereka.
Berlandaskan pada kesuksesan tes World IPv6 Day than lalu, berkat
usaha D-Link, ISOC (Internet society) mengumumkan bahwa standarisasi
IPv6 akan mulai terus dipakai secara permanen. Tepat di tengah malam
tanggal 6 Juni (Waktu Standar Dunia, UTC), operator-operator situs yang
ikut serta akan mulai mengatifkan koneksi IPv6 mereka. Operator jaringan
dan para ISP yang terlibat juga akan mengerahkan satu persen dari
pelanggan mereka untuk mengaktifkan akses internet IPv6.
Peraturan-peraturan ini berlaku seperti sebuah insentif untuk para
vendor, ISP, dan pelanggan mereka untuk berpindah kepada konektivitas
IPv6 sekaligus menikmati segala kelebihannya.
D-Link mendukung acara peluncuran ini dengan beberapa router customer
premise equipment (CPE) yang telah disertifikasi untuk digunakan dengan
jaringan IPv6 saat hari peluncuran. Kini ada lenih dari 31 perangkat
CPE D-Link dengan logo IPv6-ready atau siap dioperasikan dengan IPv6.
Semua router konsumen generasi terkeni telah mendukung dual stack dan
mekanisme terowongan v4/v6. Selain Itu, beberapa kamera pengawas IP
keluaran D-Link serta model PowerLine nirkabel telah tersertifikasi
IPv6—menjadikan perangkat-perangkat tersebut sebagai IPv6 Ready
PowerLine AP dan router PowerLine pertama di dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar